TUGAS RESUME

AKUNTANSI PAJAK (PPh pasal 23)

Nama : Taufiq Nur Dian

NIM : 7212309008

Prodi : Akuntansi, D3

 

 

JURUSAN AKUNTANSI

FAKULTAS EKONOMI

UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG

2011

 

 

 

 

 

 

PAJAK PENGHASILAN (PPh pasal 23)

Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 23 adalah pajak yang dipotong atas penghasilan yang berasal dari modal, penyerahan jasa, atau hadiah dan penghargaan, selain yang telah dipotong PPh Pasal 21. Pemotong PPh Pasal 23 adalah badan pemerintah,Wajib Pajak badan dalam negeri, penyelenggaraan kegiatan, bentuk usaha tetap (BUT), perwakilan perusahaan luar negeri lainnya, Wajib Pajak Orang pribadi dalam negeri tertentu yang ditunjuk oleh Direktur Jenderal Pajak. Penerima penghasilan yang dipotong PPh Pasal 23 adalah WP dalam negeri, BUT. Berikut adalah objek pajak dan tarifnya : 15 % dari jumlah bruto atas: dividen, bunga, dan royalti, hadiah dan penghargaan selain yang telah dipotong PPh pasal 21. 15 % dari jumlah bruto dan final atas bunga simpanan yang dibayarkan oleh koperasi, yang jumlahnya melebihi Rp. 240.000,00 setiap bulan. 15% dari perkiraan penghasilan neto atas sewa dan penghasilan lain sehubungan dengan penggunaan harta. Tarif, perkiraan penghasilan neto, dan objeknya adalah: 15 % x 20 % dari jumlah bruto atas sewa penggunaan harta khusus kendaraan angkutan darat, 15 % x 40 % dari jumlah bruto atas sewa lainnya (tidak termasuk sewa tanah dan bangunan). 15 % dari perkiraan penghasilan netto atas Imbalan jasa Lainnya. Pengukuhan PPh pasal 23 pada saat terutang pada akhir bulan dilakukannya pembayaran atau akhir bulan terutangnya penghasilan yang bersangkutan, tergantung peristiwa yang terjadi terlebih dahulu. PPh 23 disetorkan pada saat Pemotong Pajak paling lambat tanggal sepuluh bulan takwim berikutnya setelah bulan saat terutang pajak. PPh di laporkan ke kantor pajak selambatnya 20hari setelah masa pajak ber akhir. Berikut Tabel tarif PPh 23 tahun 2009 :

No

Jenis Penghasilan

Tarif PPh 23 –

(bagi WP ber-NPWP) (%)

Tarif PPh 23 –

(bagi WP yang tidak ber-NPWP) (%)

(1)

(2)

(3)

(4)

1

Dividen sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4 ayat (1) huruf g UU PPh

15% dari Jumlah bruto

30% dari jumlah bruto

2

Bunga sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4 ayat (1) huruf f UU PPh;

15% dari jumlah bruto

30% dari jumlah bruto

3

Royalti

15% dari jumlah bruto

30% dari jumlah bruto

4.

Hadiah, penghargaan, bonus, dan sejenisnya selain yang telah dipotong PPh 21

15% dari jumlah bruto

30% dari jumlah bruto

5.

Sewa dan penghasilan lain sehubungan dengan penggunaan harta, kecuali sewa dan penghasilan lain sehubungan dengan penggunaan harta yang telah dikenai PPh Final pasal 4 (2)

2 % dari jumlah bruto
tidak termasuk PPN

4% dari jumlah bruto tidak termasuk PPN

6.

Imbalan sehubungan dengan jasa teknik, jasa manajemen, jasa konstruksi (*), jasa konsultan

2% dari jumlah bruto tidak termasuk PPN

4% dari jumlah bruto tidak termasuk PPN

7

Jasa lain selain jasa yang telah dipotong Pajak Penghasilan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 21 yang telah ditetapkan oleh Menteri Keuangan berdasarkan PMK-244/PMK.03/2008

2% dari Jumlah bruto tidak termasuk PPN

4% dari jumlah bruto tidak termasuk PPN

a. Jasa penilai (appraisal);
b. Jasa aktuaris;
c. Jasa akuntansi, pembukuan, dan asestasi laporan keuangan;
d Jasa perancang (design);
e Jasa pengeboran (drilling) di bidang penambangan minyak dan gas bumi (migas), kecuali yang dilakukan oleh bentuk usaha tetap;
f Jasa penunjang di bidang penambangan migas :

1) jasa penyemenan dasar (primary cementing) yaitu penempatan bubur semen secara tepat diantara pipa selubung dan lubung sumur;

2) jasa penyemenan perbaikan (remedial cementing), yaitu penempatan bubur semen untuk maksud-maksud :

a) penyumbatan kembali formasi yang sudah kosong;

b) penyumbatan kembali zona yang berproduksi air;

c) perbaikan dari penyemenan dasar yang gagal;

d) penutupan sumur;

3) jasa pengontrolan pasir (sand control), yaitu jasa yang menjamin bahwa bagian-bagian formasi yang tidak terkonsolidasi tidak akan ikut terproduksi ke dalam rangkaian pipa produksi dan menghilangkan kemungkinan tersumbatnya pipa;

4) jasa pengasaman (matrix acidizing), yaitu pekerjaan untuk memperbesar daya tembus formasi yang menaikan produktivitas dengan jalan menghilangkan material penyumbat yang tidak diinginkan;

5) jasa peretakan hidrolika (hydraulic), yaitu pekerjaan yang dilakukan dalam hal cara pengasaman tidak cocok, misalnya perawatan pada formasi yang mempunyai daya tembus sangat kecil;

6) jasa nitrogen dan gulungan pipa (nitrogen dan coil tubing), yaitu jasa yang dikerjakan untuk menghilangkan cairan buatan yang berada dalam sumur baru yang telah selesai, sehingga aliran yang terjadi sesuai dengan tekanan asli formasi dan kemudian menjadi besar sebagai akibat dari gas nitrogen yang telah dipompakan ke dalam cairan buatan dalam sumur;

7) jasa uji kandung lapisan (drill stem testing), penyelesaian sementara suatu sumur baru agar dapat mengevaluasi kemampuan berproduksi;

8 ) jasa reparasi pompa reda (reda repair);

9) jasa pemasangan instalasi dan perawatan;

10) jasa penggantian peralatan/material;

11) jasa mud logging, yaitu memasukkan lumpur ke dalam sumur;

12) jasa mud engineering;

13) jasa well logging & perforating;

14) jasa stimulasi dan secondary decovery;

15) jasa well testing & wire line service;

16) jasa alat kontrol navigasi lepas pantai yang berkaitan dengan drilling;

17) jasa pemeliharaan untuk pekerjaan drilling;

18 ) jasa mobilisasi dan demobilisasi anjungan drilling;

19) jasa lainnya yang sejenisnya di bidang pengeboran migas.

g Jasa penambangan dan jasa penunjang di bidang penambangan selain migas :

1) jasa pengeboran;

2) jasa penebasan;

3) jasa pengupasan dan pengeboran;

4) jasa penambangan;

5) jasa pengangkutan/ sistem transportasi, kecuali jasa angkutan umum;

6) jasa pengolahan bahan galian;

7) jasa reklamasi tambang;

8 ) jasa pelaksanaan mekanikal, elektrikal, manufaktur, fabrikasi dan penggalian/pemindahan tanah;

9) jasa lainnya yang sejenis di bidang pertambangan umum

h Jasa penunjang di bidang penerbangan dan bandar udara:

1) bidang aeronautika, termasuk :

a) jasa pendaratan, penempatan, penyimpanan pesawat udara dan jasa lain sehubungan dengan pendaratan pesawat udara;

b) jasa penggunaan jembatan pintu (avio bridge);

c) jasa pelayanan penerbangan;

d) jasa ground handling, yaitu pengurusan seluruh atau sebagian dari proses pelayanan penumpang dan bagasinya serta kargo, yang diangkut dengan pesawat, udara baik yang berangkat maupun yang datang, selama pesawat udara di darat;

e) jasa penunjang lain di bidang aeronautika.

2) bidang non-aeronatika, termasuk :

a) jasa catering di pesawat dan jasa pembersihan pantry pesawat;

b) jasa penunjang lain di bidang non-aeronautika

i Jasa penebangan hutan;
j Jasa pengolahan limbah;
k Jasa penyedia tenaga kerja (outsourcing services);
l Jasa perantara dan/atau keagenan;
m Jasa di bidang perdagangan surat-surat berharga, kecuali yang dilakukan oleh Bursa Efek, KSEI dan KPEI;
n Jasa custodian/penyimpanan/penitipan, kecuai ayng dilakukan oleh KSEI;
o Jasa pengisian suara (dubbing) dan/atau sulih suara
p Jasa mixing film;
q Jasa sehubungan dengan software komputer, termasuk perawatan, pemeliharaan dan perbaikan;
r Jasa instalasi/pemasangan mesin, peralatan, listrik, telepon, air, gas, AC, dan/atau TV kabel, selain yang dilakukan oleh Wajib Pajak yang ruang lingkupnya di bidang konstruksi dan mempunyai izin dan/atau sertifikasi sebagai pengusaha konstruksi;
s Jasa perawatan/perbaikan/pemeliharaan mesin, perawatan, listrik, telepon, air, gas, AC, TV Kable, alat transportasi/kendaraan dan/atau bangunan selain yang dilakukan oleh Wajib Pajak yang ruang lingkupnya di bidang konstruksi dan mempunyai izin dan/atau sertifikasi sebagai pengusaha konstruksi;
t Jasa maklon; yaitu jasa pemberian jasa dalam rangka proses penyelesaian suatu barang tertentu yang proses pengerjaannya dilakukan oleh pihak pemberi jasa (disubkontrakkan), yang spesifikasi, bahan baku dan atau barang setengah jadi dan atau bahan penolong/pembantu yang akan diproses sebagian atau seluruhnya disediakan oleh pengguna jasa, dan kepemilikan atas barang jadi berada pada pengguna jasa
u Jasa penyelidikan dan keamanan;
v Jasa penyelenggara kegiatan atau event organizer; yaitu kegiatan usaha yang dilakukan oleh pengusaha jasa penyelenggara kegiatan meliputi antara lain penyelenggaraan pameran, konvensi, pagelaran musik, pesta, seminar, peluncuran produk, konferensi pers, dan kegiatan lain yang memanfaatkan jasa penyelenggara kegiatan
w Jasa pengepakan;
x Jasa penyediaan tempat dan / atau waktu dalam media masa, media luar ruang atau media lain untuk penyampaian informasi;
y Jasa pembasmian hama;

Contoh soal 1:

Pada tanggal 10 May 2009, PT. Sukses, membagikan dividen masing-masing Rp 10,000,000 kepada 20 pemegang sahamnya. Atas dividen yang dibagikan, PT. Sukse wajib memungut PPh Pasal 23. Berapakah potongannya????

Jawab :

Besarnya PPh pasal 23 masing-masing dipotong sebagai berikut:

PPh Pasal 23 = Tarif x Jumlah Bruto = 15% x 10,000,000=Rp 1,500,000

Total PPh Pasal 23 yang dipotong (untuk 20 orang) =

20 x Rp 1,500,000= Rp 30,000,000

Contoh soal 2

Suatu jasa konstruksi menerima imbalan sebesar Rp500.000.000 berapakah pph pasal 23 nya???bila WP tidak ber NPWP.

Jawab :

Besarnya potongan pasal 23

PPh pasal 23 tidak ber NPWP : Tarif x jumlah bruto

4% x 500.000.000 = 20.000.000

Contoh soal 3

Bapak jendro sedang beruntung dia mendapat hadiah uang tunai sebesar 50.000.000 dia bekerja di sebuah perusahaan swsta dan belum mempunyai NPWP brapakah tarif yang dipakai?? Berapa besar potongan pph pasal 23nya???

Jawab:

Tarif yang dipakai 30%

Besarnya potongan pph 23nya :Tarif x jumlah bruto = 30% x 50.000.000= 15.000.000

Contoh soal 4

PT. Zynga adalah perusahaan percetakan sekaligus penerbit buku. Percetakan ini berdiri sejak tahun 2001, beralamatkan jl. Windusari magelang no 46, NPWP : 01.111.231.246.000. pada tahun 2005, pembayaran honor dan imbalan lain sehubungan pph pasal 23 adalah :

Membayar royalti kepada pengarang, antara lain:

Nama

Alamat

NPWP

Jumlah royalti

Edi Jl. Cempaka no 1 04.111.211.1.246.000 Rp 26.000.000
Vivi Jl. Peluru 2 no 2 04.111.212.2.234.000 Rp 12.000.000
Eko Jl.singaraja no2 04.111.213.2.245.000 Rp 8.000.000
Vano Jl. Ambon no 4 04.111.222.3.256.000 Rp 10.000.000

 

Jawab:

1)      Tuan Edi-PPh 23

15% x Rp 26.000.000= Rp 3.900.000

2)      Ny Vivi-PPh 23

15%x Rp 12.000.000= Rp 1.800.000

3)      Tuan Eko

15%xRp 8.000.000= Rp 1.200.000

4)      Tuan Vano

15%xRp 10.000.000= Rp 1.500.000

 

 

 

Contoh soal 5

Suatu jasa konsultan hukum dilakukan oleh tuan carol dari belgia yang berada di indonesia selama 5 bulan dan di beri jasa sebesar Rp145.000.000, yang bersubjek pajak di luar negeri yang tdk mempunyai perjanjian perpajakan dengan indonesia dan telah melebihi jangka waktu 60hari akan di anggap sebagai bentuk usaha tetap (BUT) sesuai pasal 2 ayat (5) “pemberian jasa dalam bentuk apapun oleh pegawai atau orang lain sepanjang dilakukan lebih dari 60 hari dengan jangka 12bulan.

Jawab

PPh 23

2% x Rp145.000.000 = Rp 2.900.000